- smathsi
- Uncategorized
- Mei 29, 2026
Asap mengebul dibarengi dengan harum daging kambing yang terbakar oleh arang terjadi saat ratusan santri mulai menggoyangkan kipas bambu atau hihid. Tawa dan ceria juga tak luput dari mereka yang menikmati momen Idul Adha di Pesantren Al-Fath Kota Sukabumi yang terbilang jauh dari keluarga. Nyate bareng di Pondok pesantren itu kini sudah menjadi ciri khas setiap tahunnya ketika hari raya Idul Adha. Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al Fath, KH Fajar Laksana, memaparkan kegiatan yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026) tersebut merupakan bagian dari kebersamaan sesama santri dan pengurus pondok pesantren.
Selain itu, pondok pesantren juga hadir dan menggantikan peran orang tua ketika para santri tak bisa berlebaran di kampung halaman. Lima Pekan Jelang Muktamar, Aksi Dukung-mendukung Calon Ketua Umum PBNU Mulai Mengemuka Artikel Kompas.id “Di pondok ini memang kebanyakan yang mondok itu anak yatim, piatu, duafa. Banyak dari luar kota juga, dan untuk hari ini alhamdulillah ada sekitar 1.200 tusuk sate untuk para santri dan pengurus,” kata Fajar dalam keterangannya saat ditemui di Pondok Pesantren Al-Fath, Kamis (28/5/2026) sore. Fajar juga mengungkap bahwa pada tahun ini total hewan kurban yang dipotong di pondok pesantren ada sebanyak 32 ekor sapi dan 48 ekor kambing.
“Alhamdulillah untuk hewan kurban setelah dipotong, dikemas, kemudian dibagikan kepada warga sekitar juga,” ucap Fajar.
Serasa Kumpul Keluarga Momen Idul Adha di Pondok Pesantren Al-Fath Kota Sukabumi itu seolah menjadi keluarga. Para santri yang tak bisa pulang bertemu dengan orang tua atau sanak saudara tak merasa risau sebab kehangatan hadir di tengah pondok pesantren. Silva (16 tahun), santriwati asal Bogor, mengaku bahwa momen nyate bareng di pondok pesantren serasa berkumpul dengan keluarga di rumah ketika hari raya tiba.
Ia juga mengaku selalu menantikan nyate bareng para santri dan pengurus sebab tak setiap hari momen itu didapatkan. “Iya mengobati rasa rindu meski sedikit, tetapi kegiatan atau agenda nyate gini jadi seru, apalagi sama teman-teman,” tutur Silva.
https://bandung.kompas.com/read/2026/05/29/104657578/harum-sate-dan-kebersamaan-warnai-idul-adha-santri-di-ponpes-al-fath