Ponpes Al-Fath dan Utusan Khusus Presiden Jajaki Kerja Sama Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa

Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi menerima kunjungan kerja strategis dari Utusan Khusus Presiden sekaligus Komandan Tim Khusus Presiden dan Ketua Garda Mawar, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid, Ahad (15/8/2026).

Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI serta mencetak generasi muda berkarakter.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH. Fajar Laksana, menyambut hangat kedatangan rombongan di kawasan pesantren.

Dalam kata penyambutan KH. Fajar Laksana menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfokus pada keilmuan agama, tetapi juga aktif melestarikan seni budaya tradisional dan pembinaan bela negara bagi para santri.

“Kami menyambut baik perhatian dari pihak pemerintah pusat melalui kehadiran Bapak Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid. Ponpes Al-Fath sejak awal konsisten memadukan pendidikan agama, seni budaya sunda, dan rasa cinta tanah air agar para santri memiliki benteng moral yang kuat di era modernisasi,” ujar Kyai Fajar.

KH. Fajar juga menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah pusat sangat krusial untuk memperluas jangkauan program-program pemberdayaan ekonomi umat dan pendidikan karakter.

Pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor keagamaan dan kebudayaan.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid, mengapresiasi tinggi model keploporan pendidikan yang diterapkan di Ponpes Dzikir Al-Fath.

Baca Juga :  Rakor Pengendalian Inflasi, Pj Wali Kota: Bangun Sinergitas Antar Lintas Instansi

Menurutnya, pesantren ini berhasil menunjukkan harmonisasi antara keimanan, kearifan lokal, dan wawasan kebangsaan.

“Pondok Pesantren Al-Fath ini luar biasa karena tidak hanya mencetak santri yang paham agama, tetapi juga membentuk jiwa nasionalisme dan kemandirian melalui pelestarian budaya. Ini adalah modal besar bangsa yang harus terus kita dukung dan kembangkan,” tegas Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid.

Lebih lanjut, mantan prajurit Kopassus tersebut menyampaikan komitmennya untuk membawa aspirasi serta potensi yang ada di Ponpes Al-Fath ke tingkat pusat. Ia menilai konsep pembinaan santri berbasis budaya dan bela negara di Al-Fath layak menjadi percontohan nasional.

Sebagai Komandan Tim Khusus Presiden dan Ketua Garda Mawar, Fauka menegaskan pentingnya kolaborasi antar-elemen bangsa untuk mengantisipasi potensi ancaman radikalisme dan degradasi moral pada generasi muda.

Menurutnya, pesantren memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan berbagai fasilitas penunjang santri, termasuk area pelatihan seni bela diri tradisional Maenpo dan pusat wirausaha santri. Kedua belah pihak tampak berdiskusi interaktif mengenai rencana aksi nyata yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Kunjungan resmi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata khas Ponpes Al-Fath Sukabumi sebagai simbol mempererat tali silaturahmi.

https://pelitasukabumi.id/2026/08/15/ponpes-al-fath-dan-utusan-khusus-presiden-jajaki-kerja-sama-penguatan-pendidikan-karakter-bangsa/

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *